Berkarya dari Koran Bekas bersama Warga Binaan Sosial BRTPD Pundong

Category: Berita, Kegiatan 317 0

Kerajinan tangan dari barang bekas memang banyak jenisnya, mulai dari menggunakan botol dan juga menggunakan sedotan. Hal ini tentu tergantung pada kreativitas masing-masing pembuat untuk mengkreasikannya menjadi berbagai barang atau kerajinan yang memiliki nilai yang lebih dibandingkan dengan sebelum dibuat produk karya seni. Berbicara tentang kerajinan tangan dari barang bekas, tentu kita semua tahu bahwa di lingkungan sekitar masih ada barang bekas yang belum dimanfaatkan sebaik mungkin, salah satunya adalah koran.

Koran atau surat kabar adalah suatu penerbitan yang ringan dan mudah dibuang, koran biasanya dicetak pada kertas berbiaya rendah yang disebut kertas koran. Koran juga menjadi kebutuhan setiap manusia karena berisi berita-berita terkini dalam berbagai topik, hal inilah yang membuat koran mudah untuk didapatkan dan tidak jarang hanya berkahir sebagai sampah daur ulang yang bernilai sangat rendah.

Berkembangnya teknologi dan pemikiran manusia membuat manusia lebih inovatif dalam berbagai aspek tidak terkecuali dalam bidang kerajinan, kerajinan berbahan bahan bekas sangat diminati mulai dari aktifitasnya hingga hasil karyanya yang mempunyai nilai jual kembali yang tidak serendah sampah koran bekas sebelum tersentuh tangan-tangan kreatif. Hal ini yang menjadi dasar kegiatan di BRTPD untuk melaksanakan kegiatan membuat kerajinan dari bahan bekas kertas koran bekas.

Sebagai wujud kepedulian terhadap kreatifitas para Warga Binaan Sosial yang sering disebut WBS, kelompok KKN Alternatif XXXII UPY 2018 dibawah koordinasi saya, Yuli Triningsih, mengadakan kegiatan tersebut. Kegiatan ini terlaksana pada hari Sabtu, 17 Februari 2018. Kegiatan tersebut melibatkan seluruh WBS BRTPD kecuali para penyandang Tuna Netra. Meskipun tidak diikuti oleh semua klaster WBS yang ada di BRTPD antusias WBS yang mengikuti tidak mengurangi nilai dari kegiatan bahkan peserta dari Tuna Daksa dengan segala keterbatasannya merasa tertantang dan tetap mengikuti hingga meghasilkan karya yang luar biasa.

Kegiatan ini dimulai dengan mengumpulkan bahan koran bekas oleh mahasiswa KKN lalu dibentuk menjadi bentuk dasar untuk siap dirangkai menjadi satu bentuk kerajinan, setelah semua bahan siap yang diantaranya bahan utama dan bahan penunjang. Kegiatan dimulai dengan memberikan pengarahan bagaiamana langkah-langkah pembuatan kerajinan.

Karya yang dibuat pada kegiatan ini adalah kotak serbaguna. Kotak serbaguna ini terbuat dari susunan kertas koran bekas yang sudah dilipat menjadi bentuk tabung panjang kurang lebih 10 – 15 Cm. Setelah koran dibentuk menjadi bentuk tabung kecil barulah bentuk ini disusun dalam beberapa tabung hingga membentuk satu sisi kotak, para WBS melaksanakan dengan sangat teliti meski beberapa mengalami kesulitan karena membentuk tabung dan menyusun tabung tersebut harus menunggu pendamping.

Bentuk sisi kotak telah tersusun lalu selanjutnya merangkai sisi-sisi tersebut menjadi bentuk kubus yang dengan panjang 10 – 15 cm dan tinggi 5 – 8 cm. Dalam bagian langkah ini berbagai persepsi menggelitik dari para WBS mulai muncul, bentuk rumah jangkrik, bentuk asbak, dan bentuk kapal. Perbedaan persepsi ini menjadi hal yang diluar nalar namun ini menjadi sebuah tolak ukur bahwa esensi dalam kegiatan ini adalah menum buhkan kreasi dan apresiasi para WBS. Hingga akhirnya kotak serbaguna sudah terbentuk dan menjadi sebagai rewardnya karya tersebut menjadi hak milik oleh WBS tersebut.

Kegiatan membuat kerajinan tersebut adalah salah satu kegiatan program kerja individu dalam kelompok KKN Alternatif XXXII UPY 2018 sebagai wujud menumbuhkan kreasi dan apresiasi para WBS, meskipun berbahan murah dan mudah didapat, karya dari WBS menjadi suatu karya yang mempunyai nilai tinggi karena dikerjakan dengan segala keterbatasan fisik dan banyak sekali kendala namun mampu menghasilkan karya yang sungguh luar biasa. (KKN UPY ’18)

Related Articles

Add Comment