Bimbingan Pijat Netra (Blind Massage) di Balai RTPD

Category: Berita, Kegiatan 33 0

Melalui program rehabilitasi dan pelatihan, warga binaan sosial disabilitas netra diharapkan dapat memiliki kemampuan dan fungsi sosial yang baik

Salah satu ragam disabilitas yang mengikuti proses rehabilitasi di Balai RTPD ialah disabilitas netra. Disabilitas netra ialah kondisi seseorang dimana ia mengalami kendala atau hambatan dalam indra penglihatan. Berdasarkan tingkat kenetraannya, dapat dibagi menjadi dua, yaitu netra total (total blind) dan yang masih mempunyai sisa penglihatan (low vision). Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, disabilitas netra termasuk dalam kategori disabilitas sensorik.

Di Balai RTPD, warga binaan sosial disabilitas netra diberikan berbagai macam bimbingan kemandirian, salah satunya ialah bimbingan penghidupan dasar berupa pelatihan massage atau pijat. Pelatihan massage terdiri dari tiga tingkatan yaitu sport, sixte dan shiatsu. Warga binaan yang dipandang telah memiliki kemampuan mental dan sosial yang baik serta dapat menyelesaikan materi pelatihan massage akan dilakukan terminasi (diluluskan). Sebelum dilakukan terminasi mereka akan mengikuti kegiatan Praktek Belajar Kerja atau PKL di tempat usaha panti pijat milik alumni.  

Melalui program rehabilitasi dan pelatihan ini, warga binaan sosial disabilitas netra diharapkan dapat memiliki kemampuan dan fungsi sosial yang baik. Selanjutnya para lulusan akan dapat hidup secara normatif serta memiliki fungsi dan peran yang sama ditengah masyarakat. Selain itu dengan adanya keterampilan tersebut dapat dijadikan sebagai modal usaha agar nantinya mereka dapat hidup mandiri secara sosial dan ekonomi. (Heti/ars)

Related Articles

Add Comment